AutonetMagz.com – Hampir semua pabrikan mengakui kelebihan material serat karbon atau carbon fiber.
Bahan ini adalah bahan yang kuat, ringan dan rigid, sehingga banyak
yang tergiur untuk memakainya. Sayangnya, bahan ini harganya sangat
mahal dan proses pembuatannya tergolong lama, sehingga tak semua mobil
bisa memakainya.
Sampai saat ini, penggunaan carbon fiber terbatas pada supercar dan sportscar saja, misalnya Lexus LFA yang seluruh bodinya terbuat dari carbon fiber, bahkan Pagani Huayra memakai bahan carbo-tanium, campuran dari carbon fiber dan titanium. Jadi, adakah kesempatan bagi mobil-mobil biasa untuk memakai bahan revolusioner ini?
Kini, empat pabrikan besar dunia telah bergabung untuk memperbesar
kesempatan tersebut. Empat merek yang dimaksud adalah Ford, Honda,
Toyota dan VW. Mereka semua akan bekerja sama dengan University of
Tennessee-Knoxville yang sedang membuat riset carbon fiber dari printer 3D. Mereka bertujuan untuk mengganti bahan besi dan aluminium biasa dengan carbon fiber dengan harga yang lebih terjangkau.
Tim engineer dari Boeing, Lockheed Martin, 3M, General
Electric dan lain-lain pun siap membantu mencapai tujuan keempat merek
tersebut. Sebelumnya, Audi dan BMW juga punya visi yang serupa, yaitu
bekerja sama untuk mengurangi ongkos pembuatan carbon fiber hingga 90 persen dalam waktu 6 tahun. Harapannya, material ini tak lagi segmented dan bisa diaplikasikan di semua jenis mobil.
