AutonetMagz.com – Ford adalah merek yang paling banyak mencuri perhatian di NAIAS 2015 yang
sedang berlangsung. Selain Ford GT 2017 yang keren dan kontroversial, ada lagi Ford F-150 Raptor 2017, pick up truck raksasa Ford yang aslinya sudah besar, kini bertambah besar lagi dimensinya.
Masih dengan bodi besar dan kaku khas F-150 Raptor, full size pick up truck terbaik Ford ini juga masih menjaga heritage-nya dengan tulisan Ford besar di grill depannya.
Ford mengklaim, mereka telah membuat F-150 Raptor 2017 menjadi full size pick up truck yang lebih besar, lebih tangguh, lebih cerdas, lebih handal di medan off-road,
dan yang terpenting untuk jaman sekarang ini lebih efisien daripada
Raptor sebelumnya, salah satunya dengan mengurangi bobot sebesar 227 Kg
berkat penggunan Ford’s Alumunium Body. Meski begitu, mungkin beberapa
orang akan pesimis duluan saat tahu mesin V8 Raptor kini berubah menjadi
mesin V6.
Eits, jangan ragukan mesin 3.500 cc V6 EcoBoost yang ada di balik kap
mesin Raptor 2017 terbaru ini. Meski ia lebih kecil daripada mesin V8
milik Raptor sebelumnya, tenaganya mencapai 411 HP dan torsinya 587 Nm.
Mesin baru gen pertama ini telah diuji dan terbukti pada event Baja 1000
tahun 2010 silam. Maka jangan heran jika nanti ada penambahan emblem EcoBeast di mobil ini
Segala hal soal Ford F-150 Raptor memang tak pernah biasa-biasa saja.
Raptor selalu luar biasa besar, luar biasa bertenaga, luar biasa handal
dan luar biasa tangguh. Mau tahu yang lebih luar biasa lagi? Kini
transmisinya punya 10 percepatan lho, padahal menurut kami transmisi BMW
Seri-7 yang 8 percepatan atau Acura NSX yang 9 percepatan saja sudah
sableng.
Sepertinya tak usah dijelaskan seberapa tangguh kemampuan off-road
Raptor. Dengan penggerak 4WD, Raptor punya 6 mode berkendara, yaitu
Normal, Street, Weather, Mud and Sand, Baja dan Rock. Cukup dengan itu
saja, terbayang kalau hampir semua medan di dataran bumi ini bisa
dijamah oleh Raptor.
Karena Ford membuat mobil ini untuk tahun 2017, berarti ia tak akan
berkeliaran dalam waktu dekat. Mungkinkah masuk Indonesia? Ya bisa saja
sih kalau anda ingin mengangkutnya lewat importir umum, tapi apa aspal
jalanan kita tak akan cepat hancur ya kalau dilewati raksasa buto biru
ini?
