JAKARTA (DP) – Driving Skills For Life (DSFL) di Indonesia
yang merupakan kepedulian Ford Motor Indonesia (FMI) terhadap
keselamatan berkendara, kini diperluas jangkauannya dari Sabang hingga
Merauke.
Gelaran tahun kedelapan DSFL ini didukung oleh Asia Injury Prevention
Foundation (AIPF), Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik
Indonesia (Korlantas Polri) dan bermitra dengan Jakarta Defensive
Driving Consulting (JDDC) untuk membantu meningkatkan kesadaran akan
keselamatan berkendara yang diberikan secara gratis di 13 kota seluruh
Indonesia.
Program Corporate Social Responsibility (CSR) dari FMI ini meliputi
teori praktik mencakup tips mengantisipasi kondisi jalan, mencegah
berkendara kecepatan tinggi, cara merawat kendaraan demi efisiensi
konsumsi bahan bakar, penggunaan sabuk keselamatan, menghindari gangguan
konsentrasi saat berkendara, serta menjaga jarak aman dengan kendaraan
lain.
“Sesi DSFL kami membantu menyediakan pengetahuan, kesadaran dan
keterampilan bagi pada peserta untuk berkendara lebih aman yang membantu
menjadikan semua orang lebih selamat di jalan,” jelas Bagus Susanto,
managing director FMI, saat konferensi pers DSFL di Korlantas Polri,
Rabu (11/2).
Sejak diluncurkan pada 2008, hampir 9500 pengemudi tanpa SIM telah
mengikuti program ini. Tahun ini, Ford mendorong masyarakat untuk ambil
bagian dalam kampanye “I Pledge to Drive Safe” dengan mengikuti petisi
untuk menjadi pengemudi yang lebih baik dan aman.
“Dengan bekeja bahu membahu untuk menerapkan standar keselamatan lalu
lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang teknik keselamatan
berkendara, kami berharap dapat mengurangi jumlah kecelakaan lalu
lintas di Indonesia,” ujar Inspektur Jenderal Polisi Drs, Condro Kirono,
MM.; M. Hum., Kepala Korps Lalu Lintas Polri. [dp/Whr]
