banyak yang kurang percaya, jika bahan bakar bensin Ford Fiesta tergolong irit. Hal ini dapat dibuktikan melalui ajang “Ford Fiesta Fuel Efficiency Challengge 2011” dengan rute Jakarta-Semarang (hasil akhir)
yang melibatkan jurnalis otomotif, termasuk SL.com yang ikut sebagai
salah satu peserta. Apa sih tips dan trik bikin mobil jadi irit? Mau
tau? Dari beberapa sumber dapat diperoleh tips dan triks mengemudi mobil effisien, antara lain:
1. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima.
2. Set tekanan ban sesuai panduan di owner guidance, direkomendasikan menggunakan jenis nitrogen.
3. Gunakan Bahan Bakar dengan kualitas yang baik (rec: RON 95).
4. Hindari membawa barang bawaan yang berlebihan.
5. Kurangi beban engine.
6. Jangan menggunakan AC secara berlebihan.
7. Effisien dalam penggunaan komponen elektrik (Klakson, Lampu foglam, Audio).
8. Kurangi beban kendaraan seminim mungkin.
9. Tidak melakukan akselerasi dan pengereman secara mendadak.
10. Usahakan untuk mendapatkan kecepatan konstant.
11. Konsistent menjaga putaran mesin (1500-2000 RPM).
12. Gunakan daya dorong mobil untuk menghemat pemakaian bahan bakar.
13. Optimalkan petunjuk di Mutli Information Display (MID) untuk melakukan koreksi cara mengemudi.
14. Tutup kaca jendela pada saat kecepatan tinggi untuk mengurangi hambatan aerodinamis pada kendaraan.
15. Pada saat berhenti semetara (lampu merah, orang menyebrang), jangan menginjak rem terlalu dalam/berlebihan..
16. Optimalkan Fungsi ESP dalam melakukan manuver di jalan raya.
17. Hindari penggunaan Engine Brake secara berlebihan.
18. Matikan kendaraan apabila tidak diperlukan – mesin yang menyala saat kendaraan berhenti tetap menggunakan bahan bakar.
19. Servis kendaraan anda secara berkala, sesuai petunjuk buku panduan pemilik kendaraan – contoh, keselarasan ban, penggantian filter sesuai rekomendasi.
20. Jaga emosi dalam berkendara.
2. Set tekanan ban sesuai panduan di owner guidance, direkomendasikan menggunakan jenis nitrogen.
3. Gunakan Bahan Bakar dengan kualitas yang baik (rec: RON 95).
4. Hindari membawa barang bawaan yang berlebihan.
5. Kurangi beban engine.
6. Jangan menggunakan AC secara berlebihan.
7. Effisien dalam penggunaan komponen elektrik (Klakson, Lampu foglam, Audio).
8. Kurangi beban kendaraan seminim mungkin.
9. Tidak melakukan akselerasi dan pengereman secara mendadak.
10. Usahakan untuk mendapatkan kecepatan konstant.
11. Konsistent menjaga putaran mesin (1500-2000 RPM).
12. Gunakan daya dorong mobil untuk menghemat pemakaian bahan bakar.
13. Optimalkan petunjuk di Mutli Information Display (MID) untuk melakukan koreksi cara mengemudi.
14. Tutup kaca jendela pada saat kecepatan tinggi untuk mengurangi hambatan aerodinamis pada kendaraan.
15. Pada saat berhenti semetara (lampu merah, orang menyebrang), jangan menginjak rem terlalu dalam/berlebihan..
16. Optimalkan Fungsi ESP dalam melakukan manuver di jalan raya.
17. Hindari penggunaan Engine Brake secara berlebihan.
18. Matikan kendaraan apabila tidak diperlukan – mesin yang menyala saat kendaraan berhenti tetap menggunakan bahan bakar.
19. Servis kendaraan anda secara berkala, sesuai petunjuk buku panduan pemilik kendaraan – contoh, keselarasan ban, penggantian filter sesuai rekomendasi.
20. Jaga emosi dalam berkendara.
Ya, bicara soal mobil hemat bahan bakar,
adalah tergantung dari pada manusia (driver), karena pikiran, emosi dan
perilaku (habit) sang-pengemudi sangat menentukan mobil bisa effisien.
Selain itu sangat ditentukan dengan environment berupa kondisi jalan,
apakah jalanan yang dilewati banyak macetnya, sering bermain gas dan
rem, atau melewati jalan rusak, tanjakan, turunan dan sebagainya.
Teknologi Ford Fiesta
Terlepas dari faktor dan kondisi diatas
(manusia dan environment), tentu saja teknologi mobil harus diketahui
dengan benar. Bagi mereka para pemilik Ford Fiesta tentunya sudah
memahami lebih dalam tentang keunggulan Ford Fiesta, antara lain:
Kinetic Design Fiesta:
Yaitu memiliki garis dan lekuk kinetik.
Body Ford Fiesta memang telah di disain membelah aliran udara sehingga
mengurangi hambatan selama perjalanan. Selain itu, Fiesta memiliki Front
Grill yang berbentuk trapesium untuk memberikan pendinginan yang
optimal selama perjalanan.
Engine Technology:
Fiesta memiliki Ti-VCT (Twin Intelligent
– Variable Camshaft Timing) dimana kedua katup In & Out dapat di
adjust secara otomatic dan disesuaikan dengan putaran engine dan
kecepatan mobil. Hal ini untuk memberikan dampak optimalisasi bahan
bakar yang dikeluarkan.
Fiesta juga memiliki APP (Accelerator Pedal Position Sensor) yang berguna untuk Accelerator Pedal mapping sensor.
Fiesta memiliki transmisi den
gan
Powershift 6 Speed didukung dengan Dual Dry Clucth. Hal ini akan
memberikan fleksibilitas untuk beradaptasi dengan beragam kondisi,
termasuk stop and go, serta memiliki keistimewaan dalam akselerasi
menengah (40 kmph ke 80 kmph).
Selain itu Fiesta memiliki fitur Dual
Clutch Manual Automated Transmission, serta memiliki efisiensi kinerja
transmisi manual, dengan tingkat kenyamanan transmisi
automatic. Perpindahan gear yang sangat cepat (0.1 detik) karena ada 2
buah clutch yang bergerak secara bersamaan.
Bagian ini sangat penting diketahui oleh
pengendara Fiesta khususnya yang punya transmisi AT. Pengemudi
cenderung untuk menekan gas dalam, dan membiarkan RPM mesin tinggi dan
perpindahan gear secara otomatis. Tapi, Fiesta punya teknik perpindahan
gear ala manual, dimana injakan kaki pengemudi dipedal bisa diperlemah
dulu, dan setelah itu tekan gas lagi maka perpindahan gear terjadi. Cara
ini ibarat transmisi manual, dimana setiap injakan gas akan selalu
diangkat dulu ketika mau melakukan perpindahan gear.
Sistim kemudi Ford Fiesta adalah
Rack & Pinion dengan EPAS (Electric Power Assist Steering) yang
hanya bekerja saat dibutuhkan sehingga mengurangi beban mesin. Hal ini
akan berdampak secara tidak langsung terhadap konsumsi bahan bakar.

